Rabu, 28 Oktober 2009

new entry

saya membuat blog ini untuk menginformasikan tentang OSIS SMAN 95 JAKARTA kepada para pencinta internet sekaligus

1 komentar:

  1. Skenario Perang Dunia III

    atimes.com

    Skenario terburuk bagi Abad Baru Amerika

    Judul asli:Jika sampai pada perang tembak.
    Sumber: http://www.atimes.com/atimes/China/HD20Ad03.html

    Artikel ini juga bisa diberi judul skenario terburuk bagi abad baru Amerika. Kenapa terburuk? Karena pelajaran keras dari sejarah. Romawi tidak memperhitungkan skenario terburuknya ketika Hannibal menyeberangi pegunungan Alp dengan gajah2nya dan menggiringnya atau ketika Hannibal mengepung dan meluluhlantakkan sejumlah besar tentara Romawi yang lebih superior di peperangan Cannae.

    Perancis tidak memperhitungkan skenario terburuknya di Dien Bien Phu dan saat mereka membuat garis Maginot dan Perancis menderita kekalahan parah. Amerika tidak memperhitungkan scenario terburuknya di Pearl Harbor atau pada 11 September yang hasilnya membawa bencana bagi rakyat Amerika. Amerika lagi tidak memperhitungkan skenario terburuknya di perang terbarunya di Irak bahkan beroperasi berdasarkan “best-case scenario” seperti dengan memperhitungkan invasi Irak adalah “cake walk” dan rakyat Irak akan parade di jalanan, melempar bunga dan menyambut tentara Amerika sebagai “liberators” akan tetapi kebalikannyalah yang didapat.

    Skenario 1: Amerika melancarkan ‘perang pencegahan’ terhadap China

    Objective pertama kita adalah mencegah munculnya kembali sebuah rival baru. Ini adalah pertimbangan dominasi yang mendasari strategi pertahanan regional dan membutuhkan usaha dari kita untuk mencegah kekuatan jahat dari mendominasi sebuah wilayah yang kekayaannya dengan control yg terkonsolidasi akan mampu untuk mejadi kekuatan global. Wilayah-wilayah ini termasuk Eropa Barat, Asia Timur, teritori-teritori bekas Uni Soviet dan Southwest Asia. –Paul Wolfowitz, former US deputy secretary of defense and currently president of the World Bank.

    Pertimbangkanlah gambaran2 ini dari China:
    • Sejak 1978, China memiliki rata2 pertumbuhan GDP per tahun sebesar 9,4%
    • Peningkatan total per capita sebesar lima kali lipat dari 1982 – 2002
    • Investasi asing di tahun 2004 saja mencapai 61 milyar dolar AS dan perdagangan asing sebesar 851 milyar dolar AS, terbesar ketiga di dunia
    • Defisit perdagangan AS terhadap China melebihi 200 milyar dolar AS pada thn 2005
    • China memiliki reserve foreign exchange sebesar 750 milyar dolar dan merupakan pengimport minyak terbesar kedua di dunia
    • Tahun lalu menghasilkan 442.000 S1 per tahun, 48.000 S2 dan 8000 PhD pertahunnya dibandingkan dengan AS yang hanya menghasilkan 60.000 pertahunnya.
    • Untuk pertama kalinya (2004) melampaui AS dalam export teknologi di seluruh dunia. China menikmati surplus perdagangan produk teknologi tinggi terhadap AS thn 2004 sebesar 34 milyar dolar (The Economist, December 17, 2005). Surplus meningkat menjadi 36 milyar dolar di tahun 2005
    • Membangun 20.000 pabrik baru pertahun
    • Menyimpan US treasury Bonds sebesar 252 milyar dolar (plus 48 milyar dolar yang dimiliki Hongkong)
    • Konsumsi lima bahan pokok, komoditi energi dan industri, daging dan biji2an, batubara dan baja oleh China melebihi konsumsi AS kecuali minyak bumi.
    • China juga di depan dalam hal konsumsi TV, kulkas dan handphone
    • Tahun 1996 China memiliki 7 juta handphone dan AS hanya 44 juta. Saat ini China memiliki jumlah pengguna handphone lebih banyak dari jumlah penduduk AS.
    • China memiliki tabungan individu 1 triliun dolar sedangkan AS mempunyai tabungan individu sebesar 158 milyar dolar (The Wallstreet Jurnal, Nov 19, 2005)
    • Shanghai membangun 4000 pencakar langit – dua kali lipat dari jumlah di New York city (The Wallstreet Jurnal, Nov 19, 2005)
    • Songbei, Harbin City di utara China membangun kota sebesar New York City
    • Goldman Sach meramalkan China akan melampaui ekonomi AS pd tahun 2041.

    BalasHapus